DENPASAR - Forum internasional CHANDI 2025 tidak hanya menghasilkan deklarasi budaya, tapi juga membuka jalur diplomasi yang konkret. Indonesia menjadikan momentum ini untuk memperluas kerja sama dengan Belanda, Venezuela, dan Tanzania.
Usai memimpin Ministerial Summit, Menteri Kebudayaan Fadli Zon bertemu Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen di The Meru, Denpasar, Bali, Rabu,3 September. Keduanya menegaskan komitmen melanjutkan repatriasi benda budaya. Belanda bahkan mengusulkan agar penyerahan simbolik bisa diterima langsung Presiden Prabowo Subianto di Den Haag. Menbud Fadli menyebut daftar awal 72 objek sudah disampaikan ke Cultural Cooperation Committee (CCC) dan tinggal menunggu persetujuan resmi. Selain repatriasi, kedua negara menjajaki co-production film, pengembangan sekolah mode, hingga agenda kunjungan kenegaraan.
Di sela forum, Wakil Menteri Kebudayaan Indonesia, Giring Ganesha, juga bertemu Sergio Leonardo Arria Bohórquez, Wakil Menbud Venezuela. Pertemuan berlangsung hangat. Venezuela mengajak Indonesia mengajukan nominasi bersama cassava bread sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Giring menekankan musik tradisional timur Nusantara yang memiliki ritme dekat dengan musik Latin, membuka peluang kolaborasi musik, perfilman, hingga industri kreatif. “Kemajuan ekonomi dan kebudayaan berjalan beriringan. Kolaborasi ini akan memperluas pasar karya Indonesia di Amerika Latin,” ujarnya.
Sumber