Nusantara Beat, Musisi Muda Belanda yang Bikin Lagu Indonesia Mendunia

RADARLAMONGAN.CO — Enam musisi muda keturunan Indonesia yang lahir dan besar di Belanda ini punya satu misi, yakni menghidupkan kembali musik Nusantara di panggung internasional.

Mereka menamakan diri Nusantara Beat, grup psychedelic-folk yang belakangan mencuri perhatian lewat aransemen segar lagu-lagu klasik Indonesia.

Band ini dibentuk pada 2022 oleh Gino Groeneveld, pemain perkusi yang sebelumnya dikenal lewat band Jungle By Night. Bersama Jordy Sanger (gitar), Megan de Klerk (vokal), Michael Joshua (bass), Rouzy Portier (gitar & keyboard), serta Sonny Groeneveld (drum), Gino mengajak pendengar menjelajah kembali melodi lama dengan sentuhan modern.

Tak hanya sekadar memainkan lagu, mereka membungkusnya dengan nuansa psychedelic, funk, hingga tropical groove. Single Djanger, Kota Bandung, hingga rilisan terbaru Sifat Manusia dan Mang Becak menjadi bukti bahwa musik lawas bisa terdengar kekinian tanpa kehilangan rasa aslinya.

Menariknya, sebagian besar lirik dibawakan dalam bahasa Sunda. Vokal Megan de Klerk yang fasih membuat banyak penonton di Indonesia terkecoh, mengira sang vokalis lahir di Jawa Barat. Padahal, semua personel besar di Amsterdam, mengenal tanah leluhur lewat cerita keluarga dan rekaman musik lawas.

Alasan mereka memilih lagu-lagu Indonesia sederhana namun sarat makna. “Kami tumbuh dengan cerita, lagu, dan kaset dari orang tua serta kakek-nenek kami. Musik itu adalah pintu untuk mengenal sejarah dan identitas kami,” kata Gino.

Bagi mereka, mengangkat kembali lagu-lagu Nusantara bukan sekadar nostalgia, melainkan bentuk penghormatan kepada generasi sebelumnya sekaligus cara memperkenalkan kekayaan musik Indonesia kepada dunia.

Tur perdana mereka di Tanah Air pada 2024 sukses menyedot perhatian. Tampil di kampus-kampus ternama seperti ITB dan UGM, mereka disambut hangat oleh penonton yang ikut bernyanyi. Selain konser, mereka juga menggelar workshop, berbagi cerita proses kreatif, dan berdiskusi soal musik lintas budaya.

“Bagi kami, panggung di Indonesia terasa seperti pulang ke rumah yang selama ini hanya ada di cerita,” ujar Megan de Klerk dengan senyum lebar.

“Kami ingin generasi muda tahu bahwa musik Nusantara itu keren dan layak bersaing di panggung dunia,” tambah Jordy Sanger.

Kini, akun Instagram resmi mereka @nusantara_beat menjadi etalase perjalanan musik. Meski berbasis di Belanda, setiap unggahan terasa kental aroma Indonesia—mulai cuplikan latihan, video panggung, hingga momen santai saat tur.

Dengan identitas unik sebagai jembatan budaya, Nusantara Beat bukan sekadar band diaspora. Mereka adalah pengingat bahwa musik bisa melampaui jarak, waktu, dan generasi.(jar)

Sumber